Ketua DPRD Batam Tegaskan Sinergi Setahun Kepemimpinan Amsakar–Li Claudia

Gambar: Ketua DPRD Kota Batam Haji Muhammad Kamaluddin saat menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif Halo Batam di Aula Engku Hamidah, Kantor Wali Kota Batam, Jumat, 20 Februari 2026. (Dok. DPRD Kota Batam).

TNews, BATAM – Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, menegaskan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam membangun Kota Batam, saat menjadi narasumber dalam Silaturahmi dan Dialog Interaktif bersama Halo Batam yang disiarkan Radio Batam FM, Jumat (20/2/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Engku Hamidah, Lantai IV, Kantor Wali Kota Batam tersebut merupakan rangkaian refleksi setahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra. Hadir pula Wakil Ketua III DPRD Kota Batam, Muhammad Yunus Muda, S.E., unsur Forkopimda, pejabat Pemko Batam, serta sejumlah elemen masyarakat.

Dalam dialog tersebut, Amsakar dan Li Claudia menjadi narasumber utama. Selain menjawab pertanyaan penyiar Batam FM dalam program Halo Batam, keduanya juga merespons langsung pertanyaan warga yang hadir, mulai dari penanganan banjir, pengelolaan sampah hingga penyediaan air bersih.

Kamaluddin menyampaikan apresiasi atas capaian setahun kepemimpinan Amsakar–Li Claudia yang dinilai menunjukkan komitmen kuat dalam menjawab berbagai persoalan kota.

Menurutnya, DPRD sebagai lembaga yang memiliki fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan terus membangun kolaborasi dengan Pemerintah Kota Batam untuk memastikan berbagai program prioritas berjalan efektif.

“Dukungan DPRD diwujudkan melalui pengesahan anggaran serta pembentukan peraturan daerah agar penanggulangan banjir dan persoalan sampah memiliki dasar hukum dan dukungan pembiayaan yang jelas. Selain itu, kami juga melakukan pengawasan dan mendorong dinas terkait mempercepat pelaksanaan program,” tegas Kamaluddin.

Ia menambahkan, komisi-komisi di DPRD juga aktif memediasi pengaduan masyarakat, khususnya terkait banjir, sampah dan pelayanan air bersih. DPRD, kata dia, selalu membuka ruang dialog agar aspirasi warga dapat dikomunikasikan dan ditindaklanjuti bersama pemerintah.

Dialog interaktif tersebut diharapkan semakin memperkuat komunikasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan Kota Batam yang berkelanjutan.* (Nanang)

Tinggalkan Balasan